Home

Miscellaneous
Your Minds and Thoughts
Programme
Latest News
Brainstorming Discussion Forum
References
Discussion Program
Webs and Mailing Lists Info
Problems Inventory
From the Mind of Azmi Rhenisha
Novels
Common Stories
Story of the Months Collection
Arie Dandaraga
Stories from TATA
Naomi's Corner
About Naomi or Maru
Story of Kesunyian Hati Sita
Story To Love You To No End
In the Minds of Naomi
Funny Stories from Naomi
Naomi n Dhrea Proverbs bulary
Poems of Naomi Latief
Poems For Rere
Poems of Naomi Latief 2004
Poems for Icha Maesa
Poems and Poetry
From the Thoughtful JINGGA
Cute Arie
The Management
Brief History
Management Structure
About NaomiOnline
Komunikasi Yang Nyaman
From the very thoughtful person, full of affection, trully honest and so nice !
( Dari Hati menuju ke Hati )

Membangun komunikasi yang nyaman adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri secara personal dengan person yang lain. Nyaman buat semua fihak. Tapi bukan berarti mengada-ada atau dibuat-buat. Apa adanyalah.

Setiap orang punya gaya komunikasi sendiri. Seperti apapun cara dan rasanya, dengan gaya becanda, ceplas-ceplos, filosophis, serius, berwibawa atau dengan gaya yang garing tak akan pernah jadi masalah, selama kita berkomunikasi dengan ‘hati’. Karena kata dan ucap yang keluar dari hati akan sampai kehati, tetapi kata dan ucap yang hanya keluar dari mulut paling hanya sampai ke telinga.

Love-Azmi

PS : Kalo naomi dan Cubes sering memakai gaya ini, maka azmi punya cerita lain, Begini...

Dulu semasa kuliah azmi punya sahabat co sebenar-benar sahabat. Kita betah ngobrol berjam-jam. Mendiskusikan apa aja. Tak hanya ngobrol langsung, via surat juga sangat sering. Dia punya kebiasaan unik untuk menuliskan ‘pesan penutup’ atau ‘pesan pembuka’. Kalo di OS Linux semacam ‘Fortune For Today’ atau ‘Quotes of The Day’. Isinya bisa berupa humor, kata2 mutiara atau kata2 hikmah yang berisi nasehat.

Sebuah QOTD dari suratnya baru2 ini berbunyi :
“ Sesungguhnya hati itu bagaikan periuk di dalam dada, ia akan memasak apa yang ada di dalamnya, sedangkan cidukannya adalah lidah. Tunggulah menilai seseorang sehingga ia berbicara, karena lidahnya akan menciduk isi yang ada di hatinya, apakah ia berupa sesuatu yang manis, pahit, segar, ataukah asin?
Cidukan lidahnya akan menceritakan pada engkau tentang rasa hatinya” (---Yahya bin Mu’adz)

Page Updated Mon Nov 15, 2004 12:06am EST
Visitors: 00083
Domain Lookup
         www..
Get www.yourdomainofchoice.com for your site with services!




.