Home

Miscellaneous
Your Minds and Thoughts
Programme
Latest News
Brainstorming Discussion Forum
References
Discussion Program
Webs and Mailing Lists Info
Problems Inventory
From the Mind of Azmi Rhenisha
Novels
Common Stories
Story of the Months Collection
Arie Dandaraga
Stories from TATA
Naomi's Corner
About Naomi or Maru
Story of Kesunyian Hati Sita
Story To Love You To No End
In the Minds of Naomi
Funny Stories from Naomi
Naomi n Dhrea Proverbs bulary
Poems of Naomi Latief
Poems For Rere
Poems of Naomi Latief 2004
Poems for Icha Maesa
Poems and Poetry
From the Thoughtful JINGGA
Cute Arie
The Management
Brief History
Management Structure
About NaomiOnline
Saat Memulai
From the very thoughtful person, full of affection, trully honest and so nice !
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala(dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.
(Mereka berdoa),
Ya, Tuhan kami, janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah..
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami,
janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya.
Maafkanlah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami
Engkau Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. ( QS. Al-Baqarah : 286 )

Selalu saja air mata ingin menetes melantunkan permohonan ini dalam sujut dipenghujung malam. Betapa tidak, dengan keMahaTahuanNya, betapa Dia mengerti bahwa dengan kekerdilan kita sebagai insan banyak hal yang tidak kita pahami yang membawa kita pada kesalahan namun dengan segala ke-Maha PenyayangNya, Dia mengajari kita untuk memohon kekuatan dari segala kelemahan yang kita miliki, mengajari kita untuk memohonkan ampun dari segala salah yang mampu atau tidak kita menolaknya.

Mungkin ini pula hikmah yang ingin ditunjukkanNYA bagi aku, kita dipertemukan bukan untuk saling menyesali apa yang terjadi, bukan menyalahkanNYA dengan apa yang dikehendakiNYA sebagai ujian buat kita. Tapi untuk bisa mengerti, memahami, berjuang dan terus menggali hikmah dibalik semuanya. Tak ada yang bisa mevonis seperti apa yang akan ditetapNYA buat aku dan kita esok hari dan dikehidupan yang mendatang, aku hanya berjuang, berusaha dengan apa yang aku miliki dan aku fahami.

Bertemu disini adalah karuniaNYA jua. Awalnya tak tau harus mencari seperti apa, tak tahu harus mengerti seperti apa.
Tanpa banyak kata, tapi aku merasa naomi mengajak aku untuk lebih dewasa dan lebih arif menghadapi semua. Tidak dalam frame berfikir seorang remaja yang mencari jati diri dengan mengumbar segala rasa.

Kepada seorang teman aku pernah berkata bahwa terkadang serasa aku seperti dua jiwa yang bereda dalam satu tubuh, dua ingin dua kehendak, dua rasa dua harapan. Tapi aku berfikir lagi mungkin aku lagi gamang, aku butuh dukungan dari seorang yang lebih dewasa dari aku. Dewasa dalam memandang hidup, dewasa dalam menyikapinya.

Kekanak-kanakanku mungkin karena banyak hal yang tidak aku fahami, kegoncanganku dalam menghadapi kenyataan demi kenyataan dan ketakutan atas kesalahan yang aku lakukan ( makasih untuk senja yang mengingatkan aku untuk tidak melulu hidup dengan kenyataan yang aku hadapi, tetapi harus membuat kenyataan-kenyataan lain untuk bisa maju dan bekembang).

Dilain saat, aku kembali berfikir bahwa kita tidak seharusnya hanya menyandarkan diri pada orang lain. Aku ingin seperti naomi, tidak hanya menjadi menjadi bagian dari masalah namun menjadi bagian dari solusi, mampu memberikan sesuatu hal bagi orang lain. Aku ingat ustadz pernah nyampein bahwa Rasulullah mengingatkan bahwa orang yang paling baik adalah orang yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain.

Yup..! aku menemukannya.
Aku harus berusaha dan berproses menjadi orang yang bermanfaat, dari segala dimensi hidup yang aku jalani.

Bantu aku ya. Dan jangan biarkan aku sendiri, temani aku untuk mengerti dan memahami pernak pernik kehidupan yang membingungkan ini. Jangan tertawain pertanyan-pertanyan aku, mungkin kadang ga mutu, aneh atau mungkin kedengarannya idiot.., aku gak mau kayak dulu lagi, terdiam dan membisu menyimpan semuanya direlunghati yang paling dalam.

Bantu aku mengurai satu demi satu jalinan hidup yang kusut ini, agar ketika teruai bisa kujalin menjadi tali yang lebih kokoh dan lebih berguna bagi aku dan orang-orang disekitar aku.

Dulu pernah aku menjadi orang yang kalah, menjadi orang yang dikendalikan oleh orang lain, menjadi bisu, tuli, buta dan paling parah menjadi orang yang tidak mau berfikir (makanya aku jadi “orang yang tidak ada” cogito ergo sum ya senja..?) aku hanya menerima tak mampu mencerna. Trims naomi, udah ngingetin aku untuk memegang kendali atas hidupku (tentu masih dalam kendaliNYA).

Senang rasanya, melihat teman-teman bisa berbagi rasa dengan kelapangan untuk berbagi dan ketulusan untuk mengerti, aku ingin menjadi bagian dari kalian. Tapi apa bisa? Tidakkah kelak aku akan dicela? Bisakah aku berharap percaya? Ya Robb.., ini sulit sekali!

Betapa menyenangkan memiliki orang yang benar2 kita kasihi dan juga mengasihi kita, dan saling mengerti .
Cinta yang matang memang berasa manis untuk dinikmati bersama.

Sekalipun aku ungkapkan bahwa aku tulus menyayanginya tak peduli dai gimana, namun tetap ada harap yang menyentak dihati untuk mendapat pengakuan dan rasa nyaman bahwa diri kita juga disayangi.( duh.., saat ini ada tembang “Out Of the Blue” MLTR )

You took me right out of the blue
Simply by showing that you love me too
Only by giving me your everything
With the love so true, you took me out of the blue.

------

Tulisan ini merupakan sebagian tulisan mail yang aku kirim ke naomi diawal aku kenal naomi dan berharap dia mau menemaniku dan menyisihkan sebagian waktunya untuk bacain uneg2ku.
Pertemuan ini adalah hadiahNYA untuk permintaanku agar aku diberi kesempatan untuk memahami apa yang (dulunya) tak ingin kufahami, untuk membuka sebagian hidupku yang (dulunya) ingin kupendam sendiri, bahkan kalau bisa sampai mati.
DIA memang MAHA ARIF, DIA tidak mesti mengabulkan apa yang aku minta, tetapi DIA selalu beri apa yang aku butuhkan. Teman2 sehati tempat berbagi, dengan tutur yang santun yang mengajak untuk tetap menggunakan kepala dan hati dalam berfikir, memilih dan bersikap.

Dua tiga mail yang kuterima dari naomi, membuat aku kembali menyadari, bahwa yang kita miliki sebenarnya adalah yang kita beri, bukan yang disimpan sendiri...

Semoga kebersamaan ini berlanjut, saling memberi manfaat, saling menuai hikmah dari masing-masing hidup yang kita lalui. Dan saling berbagi agar masalah yang menyesakkan dada tak lagi mengimpit hari-hari yang kita lalui.

Trims naomi, senja dan semua temen-temennya naomi yang ada diforum ini.

Tulisan ini juga sebagai langkah awal janjiku ke naomi bahwa aku akan belajar berbagi dan membantunya dengan apa yang aku bisa, walalupun hanya sekedar meramaikan forum ini dengan tulisan yang apa adanya.
Maafin kalo ada kata2 yang salah ya, semoga bermanfaat.

Love-Azmi
Page Updated Mon Nov 15, 2004 12:06am EST
Visitors: 00053
Domain Lookup
         www..
Get www.yourdomainofchoice.com for your site with services!




.