ANTARA HETERO DAN HOMO SEKSUAL
Bagi aku, kehidupan heteroseksual dan homoseksual,secara menyeluruh memiliki kehidupan yang sama, baik dari kegiatan rutin keseharian, keinginan untuk bisa melengkapi kebutuhan dasar yang 5 (abraham maslow's theory), sekolah, kerja, karir, dan dalam kehidupan cintanya (ini juga termasuk gaya dalam melupakan seseorang yang telah menyakiti misalnya), dan lain-lainnya.
Yang berbeda hanya "preferensi seksual" Kita memilih seseorang yang kita cintai yang memiliki jenis kelamin yang sama dengan diri kita.
Berhubung, (kembali lagi ke asas legalitasnya) kita tidak memiliki izin dan selalu dikaitkan dengan norma dan agama, secara otomatis, mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan kita-kita.
Seperti contohnya,
1. karena kita dilarang, kita jadi mengimplementasikan preferensi seksual kita secara sembunyi2.
2. Ketika diketahui oleh masyarakat umum, maka perlakuan mereka terhadap kita berubah, tidak perduli bahwa kita sendiri memiliki achievement yang cukup hebat dalam dunia karir/pendidikan, upaya kita untuk menempatkan diri kita tidak lagi bisa diterima, hanya karena kita sudah diberi label "LESBIAN ITU DOSA/KESALAHAN" dlsb.
Tapi, aku lebih berpikir bahwa, biarpun kita lesbian, itu bukan merupakan barometer bahwa segala hal-hal baik yang telah kita upayakan dalam hidup kita lenyap tak berguna secara seketika. Anggapan Lesbian itu tidak ada yang bener atau baik, sudah sedemikian lekat kepada kita, yang akhirnya, cara mereka kaum hetero mendeskripsikan pandangannya atas lesbian adlaah : "Oh lesbian itu dilarang, karena begini dan begitu, banyak free sex nya, kehidupan malamnya dlsb"
Berat memang, menciptakan image yang baik untuk para lesbian, karena betapapun kita berusaha sekuat tenaga, di luar sana, para hetero masih banyak yang mencemooh kita sedemikian rupa, padahal, pada kaum hetero sendiri freesex dan semacamnya juga berlaku.
Kita perlu kekuatan yang luar-luar biasa untuk bisa mengubah dunia agar menerima kita, energy yang tidak pernah habis, Tapi mungkin sampai puluhan tahun kedepan.
Satu hal yang mubkin bisa dilakukan (jika kita belum mampu menuntut asas legalitas), yah paling nggak, kita menjaga diri kita untuk bisa selalu menjaga image kita.
Dan satu hal lagi yang terpenting,
Sudah juga masyarakat umum menganggap kita berbeda, Jangan kita merasa berbeda dengan para kaum hetero seksual hanya karena kita memiliki preferensi seksual yang berbeda.
Kita sama saja sepreti mereka, terus aja berkarya...belajar... dan berkarya... |
|